sabar menanti

harap jundy yg kn hadir ^^

Kisah Cinta sejati zaman sekarang


Assalamualaikum, Wr. Wb
Kayanya jadi aktifis email nih, ga apa-apa deh sembari lewat aja.
Numpang berbagi cerita ya.
Kalo lagi baca-baca buku kisah para syuhada, bener-bener kerasa sekali, bahwa kita ga ada apa-apanya, masih belum seberapa.
Syuhada itu pilihan ALLAH, ALLAH yang akan memilih kekasih-kekasihnya. Makanya umumnya perjalanan hidup mereka penuh tantangan, berlika-liku, penuh ujian dan cobaan. Makanya ujian yang didapat seseorang itu sesuai kadar imannya, ALLAH ga akan memberi ujian diluar kemampuan kita. Ujiannya ga tanggung-tanggung, ancaman kematian! Tapi para syuhada itu merasakan nikmat, bahkan ketika mereka syahid, minta dihidupkan untuk syahid kembali. Seindah-indahnya kematian dibayar dengan seindah-indahnya kehidupan. Darahnya suci,mulia hingga tak perlu disucikan dengan mandi jenazah. Setiap tetesan darahnya akan menjadi saksi di sisi ALLAH. Mata yang buta akibat penganiyaan, tubuh yang tergores, leher yang tercekik, anggota-anggota tubuh yang putus dan hilang, akan menjadi saksi di hari akhirat nanti.

Udah gitu yang bikin iba lagi, ketegaran istri dan keluarga-keluarga mereka tentang perjuangan, dan kematian para mujahid itu.

Ane teringat Asy-syahid DR. Abdullah Azzam, beliau syahid bersama kedua putranya, bom berkekuatan 20 TNT, mengantarnya menjadi syuhada. Ketika beliau dalam perjalanan menuju tugas khotib di mimbar juma’t. (Jihad Afganistan, 1987)

Istri beliau dengan sabar dan tabah menerima 3 pangerannya, sampi-sampai aminah qutb, adik asy-syahid Sayyid Qutb juga istri Asy-Syahid kamal rainiri menulis surat yang menggambarkan kekaguman akan keteguhan dan kepasrahan diri beliau terhadap takdir ALLAH.

bahkan istri asy-syahid DR. Abdullah Azzam pernah berkata kepada asy-syahid, mengenai masa-masa indah dalam kesulitan keuangan dan jihad di palestina. Bukan materi dari seorang Doktor yang ia cari! Ia berkata “tidak ada masa-masa indah selain masa-masa jihad” (tarbiyah Jihadiyah). Asy-syahid menikah pada usia 18 tahun, dan terjun di medan jihad bersama para mujahidin ikhwanul muslimin di palestina sekitar tahun 1970an.

Teringat lagi sama Yahya Ayyash, Asy-syahid Yahya Ayyash, syahid ketika mobilnya meledak karena HPnya telah diselipi Card bom waktu.
Istrinya pernah iba melihat Yahya ayyash, ketika setiap pulang dengan wajah dan pakaian yang kusuh, kotor dan penuh luka. Seorang Insinyur loh! Tapi Yahya dengan penuh kasih-sayang berujar, Bahwa janganlah istrinya mengatakan seperti itu, Ia khawatir akan hilang keridhoan ALLAH, bahkan menambahkan kalau istrinya tidak kuat, Yahya akan meceraikannya. “supaya ALLAH ridho”.

Banyak lagi kisah Syaikh Asy-syhid Ahmad Yassin, Sholah Syahadah, Abdul Aziz Rantisi, mudah-mudahan ALLAH merahmati, memberi ampunan dan menganugerahkannya sebagai syuhada.
Ketabahan istri syaikh Yassin, Abdul Aziz Rantissi, sesuai harapan mereka agar istri-istrinya ridho terhadap kepergian mereka, ridho kepada ALLAH.

Kisah-kisah heroik dan romantik yang mengagumkan. Ini baru romantis. Memahami arti cinta, Bahkan cinta terhadap keluarga, istri dan ayah-ibu, harus dibawah cinta kepada ALLAH. Cinta kepada manusia-manusia itu pun harus bersandar kepada ALLAH. Indikasinya Cinta karena ALLAH harus berbanding lurus dengan cinta kepada ALLAH.
Supaya ALLAH ridho, hanya ALLAH, karena ALLAH, untuk ALLAH semuanya. Sedikit untuk yang lain, tidak ada cinta kalau tidak ada cinta ALLAH.

“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, yaitu dengan mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah…” (Al-Baqarah: 165)

Wallahualambisshowab

Wassalamualaikum Wr.Wb

Mei 14, 2009 - Posted by | 1 | , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: