sabar menanti

harap jundy yg kn hadir ^^

Ayat-ayat cinta ; menggema!


Tak sekedar Aktivis dakwah yang membacanya, mereka yang sering dugem juga nangis ketika memahami setiap bait cerita di dalam novelnya. Tak hanya aktivis yang menyukainya, tapi para remaja yang dulunya nongkrong di depan MTV, sekarang berkutat di balim novel AAC.

Rekor Indonesia pecah, setidaknya itulah kata kang  abik ketika mengisi seminar Pergaulan Islam Manarul Ilmi Expo 2008 hari jumat, 29-02-08. Di Jakarta film AAC menjadi premiere yang paling membludak, Film Indonesia pertama yang diputar di xx 21,  Film Indonesia dengan badget terbesar (10 M), film Indonesia yang finishingnya di India dan Bangkok, begitulah kira2 isi blog dari tetangga sebelah.

Beliau menonton langsung seminar tersebut, dan jadi terang ketika timbul pertanyaan kenapa tokoh AAC “tak semestinya” . Ternyata di MoU lah pokok persoalannya. Jika benar Film ketika cinta bertasbih juga akan di tayangkan, dan menggunakan persyaratan bahwa tokohnya mesti memakai jilbab di saat main film dan diluar tentu akan menjadi lebih asyik.

Pernah seorang temen mengomentari film AAC, koq kayak gini seh, tokohnya tak seperti di novel. Dan ketika saya jawab dengan sederhana ; ya kan itu taktik awal, ini film pertama yang di buat oleh ikhwah untuk public dan meledak, ntar bisa diperbaiki lagi.

Dan ternyata ungkapan saya terbukti dengan akan di tanda tanganinya MoU antara kang abik dan produser dengan penekanan ke ADK annya. Saya mau neh daftar ikut casting.

Hehehe…..

Maret 3, 2008 - Posted by | Buah nurani, Buah Pemikiran

1 Komentar »

  1. Benar… dakwah memang harus dilakukan secara bertahap….

    Komentar oleh Nin | Maret 3, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: