sabar menanti

harap jundy yg kn hadir ^^

Ambilah ibroh dari setiap hal, apapun itu.


Baru saja aku bicara dengan salah seorang ibu hebat, aku tak terlalu mengenalnya, yang jelas ada ikatan cinta persaudaraan diantara aku dan keluarganya, sebab ketika membaca blognya aku beberapa kali tersentuh dan menangis. Sayangnya ketika aku bicara maya dengan mbak nina(begitu aku memanggilnya) aku tak sempat bertegur sapa dengan suaminya, si mas yang aku gak tau namanya.

Banyak ibroh yang nyata dapat aku petik dari tulisannya, pasti tulisannya adalah bahasa jiwa atas komunikasi kehidupannya selama ini. Aku jadi mulai terharu atas cintanya kepada si “kakak” luqman.

Beberapa ummahat yang aku kenal sering bahkan sangat sering menceritakan buah hatinya kepadaku, sampai akhirnya aku membuat kesimpulan. Bahwa untuk dunia kehidupan setelah pernikahan, maka anak dan suami adalah makhluk2 yang sangat dicintai seorang wanita.

Ambilah ibroh dari setiap hal, apapun itu. Itulah salah satu kesimpulanku setelah membaca sedikit cerita kehidupan keluarga mbak nina. Ibroh dari seorang anak yang bersedia menghentikan tangisnya sesaat saja ketika masuk kamar mandi, sesaat saja untuk sekedar mengucap doa, ketika doa selesai dibacakan tangisnya dilanjutkan.

Atau sekedar malu atas auratnya yang kelihatan, anak se usianya sudah mengerti akan aurat yang mengingatkanku pada adik kecil, si cantik aisyah. Suatu ketika aku pernah mengajaknya pergi ke pasar, di sepanjang perjalanan aku bercerita panjang lebar tentang adab pergaulan. Aku hanya sekedar membuat perjalanan menjadi berarti ketika bahasan adalah bahasan ke ilmu an. Tak kusangka, beberapa hari berikutnya, ketika aku sudah kembali ke padang, aku di telp mama, bahwa aisyah baru saja menampar anak laki2 tetanggaku karena dia memegang pipi si aisyah. Aku jadi teringat bahwa salah satu yang kusampaikan kepada aisyah bahwa ; harga diri wanita akan di injak ketika ada laki2 yang berani menyentuhnya dan lebih jauh dari itu, bahwa menyentuh yang tidak mahram kita adalah haram.

Ah, cerita kehidupan memang selalu memberikan sentuhan tersendiri, aku kembali teringat bagaimana cerita kesembuhan mbak nina. Doanya si mas dan peng aminan luqman atas doa abinya. Sebuah kisah cinta dahsyat yang patut di sampaikan kepada siapa saja yang merindukan kehadiran ruang cinta yang tulus di hatinya. Kenapa? sebab anak kecil tak kenal bahasa munafik, sekedar basa basi atau maksud tertentu di balik sebuah kegiatan.

Ah, diskusi dengan orang-orang yang beriman dan beramal sholeh akan selalu mencerahkan. Tak salah kiranya ketika Rasulullah SAW berkata : jika kamu ingin melihat pribadi seseorang, lihatlah temannya.

Dan juga tidak salah ketika berkumpul dengan orang sholeh adalah satu dari lima pengobat hati.

Fawatsiqillahumma rabithataha…

Maret 3, 2008 - Posted by | Buah nurani, Buah Pemikiran

1 Komentar »

  1. Alhamdulillah… Segala puji hanya pada Allah…
    Apa yang telah saya tulis adalah sebatas apa yang bisa saya perbuat. Saya sadar sesadar-sadarnya bahwa masih banyak yang belum saya lakukan.
    Sebagai manusia biasa saya masih punya marah, malas, dengki, dan berbagai pernyakit hati lainnya. Semoga dengan tulisan di atas memacu saya untuk bisa lebih baik lagi. Menjadi ibu, isteri dan anak yang baik bagi orang-orang yang dicintai. Terima kasih Mas Farid. Saya seperti tersadar dari keterlenaan saya. Semoga Allah meridhoi apa yang telah kita lakukan, Amin.

    Komentar oleh Nin | Maret 3, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: