sabar menanti

harap jundy yg kn hadir ^^

Kesedihan itu


Aku tak pernah melihatnya

hany 4 kali aku menjadi pengawal Suaminya

Tak pernah menatapnya

tapi saat dia pergi, aku merasakan sedih yang mendalam

Hafidzah itu telah pergi

dia yang mendampingi seorang kader terbaik di jamaah ini

ah, aku bukan puitis

aku bukan pujangga

aku bukan sastrawan

aku hanya kader terbawah yang mengucap doa untuknya

untukmu UMMI INA, Istri Dr.Hidayat Nur Wahid

Januari 23, 2008 - Posted by | Buah nurani

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: