sabar menanti

harap jundy yg kn hadir ^^

Kopasus, ingin menjadi bagian dari mereka


Kopasus menjadi pasukan terbaik dunia? saya kira itu bukan hal mustahil, menurut discovery channel,dalam urutan pasukan terbaik dunia, yang di ukur tidak dengan kemampuan persenjataan tapi diukur dengan dengan kemampuan individu pasukan tersebut.

1. SAS (Inggris)

2. IDF (Israel)

3. Kopasus (Indonesia)

Lalu kemana Amerika? amerika tak memasuki wilayah 3 teratas karena mereka memiliki teknologi yang canggih sehingga pasukannya tak memiliki kemampuan personal yang bagus.

Kopasus memang patut kita banggakan, sebab cukup banyak prestasi yang mereka ukir dalam sejarang kebanggan RI, sebut saja penaklukan puncak everest pada tahun 1997, RI menjadi negera tropis pertama yang menaklukan puncak tertinggi d dunia itu, melalui kopasus Indonesia juga menjadi negara pertama d Asia Tenggara menaklukannya.

Pernah ketika tahun 80 an, disaat OPM papua begitu gencarnya menyerang Indonesia, pihak TNI mendapat kabar bahwa PNG, negera tetangga kita yang pas berada di Papua sana sebagai pemasok senjata, tapi ketika di konfirmasi oleh TNI, PNG tidak mengakuinya.

Sehingga ketika itu, d bawah pimpinan Prabowo, Kopasus ditunjuk utk masuk ke dalam negara PNG sejauh 50 KM, mereka d angkut menggunakan heli dan diturunkan d dekat perbatasan, kemudian ditengah malam mereka naik perahu karet dan ada satu anggota kopasus yang terluka parah saat mempertahankan perahu dari terjangan ombak.

Kopasus tadi pergi ke titik yang telah d curigai sebagi tempat penyimpanan senjata, ternyata hasilnya nihil, kemudia mereka dipatah semangat, mereka bertahan d sana selama dua hari dua malam. sampai kemudian ada dua orang bule berkulit putih melewati wilayah persembunyian mereka, dan mereka menangkap serta menginterogasi bule tadi.

Diketahuilah bahwa ternyata mereka warga negara Australia yang membawa senjata, kopasus pergi ke heli mereka dan tidak sempat menunggu pasokan senjata itu datang, kedua bule tadi d bawa ke Indonesia kemudian d ekstradisi, sejak itu Australia tak berani lagi macam2 dengan Indonesia.

Ingat juga kasus pembajakan pesawat garuda Indonesia d bangkok? kopasus juga lah yang menyelesaikan pembajakan dengan cara mereka tanpa ada penumpang yang terluka,tapi disaat itu ada satu anggot kopasus yang meninggal. Atas prestasi mereka itu, ke 30 anggota kopasus tadi diberi kenaikan pangkat luar biasa.

ah, masih banyak lagi kisah2 membanggakan kopasus utk Indonesia, kisah perkataan seorang guide utk mendaki puncak everest “aku membawa orang2 gila ke puncak everest”. orang gila tadi adalah anggota kopasus, yang tak menggunakan masker asam saat diatas puncak everest, kemudian menancapkan bendera merah putih d puncaknya.

About these ads

Juli 17, 2009 - Posted by | 1

39 Komentar »

  1. merdeka!!!!!!!!!!
    hidup kopasus,,,,,
    pertahankan NKRI

    Komentar oleh cowan | Juli 19, 2009 | Balas

  2. jika saja kopassus ada kesempatan menyisir perbatasan dg malaysia mungkin kasus ambalat da sejenisnya akan menjadi lain.

    Komentar oleh alfa5era | Agustus 8, 2009 | Balas

    • kox kopasus yg patroli di perbatasan”…..
      malaysia jadi mati kutu la”……

      Komentar oleh hell week | September 7, 2010 | Balas

  3. Mantaff..
    HIDUP KOPASUS

    Komentar oleh oomkoko | Agustus 15, 2009 | Balas

  4. hidup kopasus tetap pertahankan nkri,dan bantai seluru musuh2 indonesia tanpa pandang bulu

    Komentar oleh frans | Agustus 21, 2009 | Balas

  5. wah nggak nyanka,ternyata kopasus adalah termasuk 3 pasukan terbaik di dunia.
    Hidup KOPASSUS…!!!!!!!
    Harumkan Bangsamu..!!!!

    Komentar oleh joni t.w | Agustus 27, 2009 | Balas

  6. KOPASSUS…!
    Pertahankan..! dan Tingkatkan prestasimu untuk Bansamu…!!!!!!!!

    Komentar oleh joni tri wibowo | Agustus 27, 2009 | Balas

  7. Kopasus & Uniform Darah Mengalir merupakan ke Khususan & semangat juang Kopasus, Terus Berjuang NKRI harga mati, Hidup RPKAD, Hidup Kopasanda, Hidup Kopasus

    Komentar oleh Romly Anay | September 10, 2009 | Balas

  8. Buktikan Merahmu….

    Komentar oleh andang sugiarto | September 22, 2009 | Balas

  9. Salut untuk kopasus,,,
    ternyata bakti mereka nyata

    Komentar oleh hebadaragema | September 24, 2009 | Balas

  10. kopi panas pake susu

    Komentar oleh Extra | November 9, 2009 | Balas

  11. aq setuju nak kopasus dikirim ke perbatasan malaysia!
    maju tru kopasus! jayalah indonesiaq………………!!!!!!!!

    Komentar oleh egy | November 18, 2009 | Balas

  12. Hidup kopassus….!
    pertahankan NKRI, wilayah indonesia harus di pertahankan, bumi indonesia adalah amanat yang harus di jaga keutuhannya.
    kami setuju, kopassus yg mengatasi pertahanan perbatasan wilayah indonesia.
    Merdekaaaaa….

    Komentar oleh el-romy | November 30, 2009 | Balas

  13. leader camp fire never die !!!!!

    KOPASUS !!!

    Komentar oleh ugo | Januari 28, 2010 | Balas

  14. salut buat KOPASSUS, jayalah selalu

    Komentar oleh no name | Februari 26, 2010 | Balas

  15. LEBIH BAIK MATI DARI PADA PULANG DENGAN KEGAGALAN….

    Komentar oleh benz | Maret 13, 2010 | Balas

  16. Baik sekali au membaggakan kemampuan bangsa sendiri!to
    p

    Komentar oleh Jahelani | Maret 29, 2010 | Balas

  17. jayalah KOPASUS,, jayalah TNI,, NKRI harga mati

    Komentar oleh syarif | Maret 30, 2010 | Balas

  18. kopasus bantai lawanmu…hancurkan..hanya satu kata..kopassus bicara dengan darah

    Komentar oleh hari | April 1, 2010 | Balas

  19. pertahankan terus nasionalis me bangsa indosia…

    Komentar oleh zidan | April 6, 2010 | Balas

  20. pokoknya bagi anggta kopasus tetap waspada aengan terorismee

    Komentar oleh majulah jngan meyerah brantaslah musuh2 kita meeeeeerdekaaaaaaaaaaaaa. | April 8, 2010 | Balas

  21. Kesejahteraan Mu NOMER BERPA WAHAI KOPASUS?
    lebih baik Gaji KOPASUS NAIK dari PADA POLRI

    Komentar oleh Barbarian | April 18, 2010 | Balas

  22. Dibawah ini saya mencoba untuk sedikit menyampaikan beberapa hal mengenai tentara kebanggaan TNI AD yang bernama kopassus. Saya berusaha menjauhi informasi formal yang sudah sering kita baca di koran-koran, apa yang ada ini lebih berupa “inside Kopassus”

    Motto : BERANI — BENAR — BERHASIL

    Kilasan Sejarah Kopassus dibentuk oleh Kolonel E Kawilarang yang waktu menjabat Sebagai Panglima TT III / Tentara Teritorium siliwangi. Ia memanggil seorang bekas tentara KNIL yang memilih menjadi WNI, ketika terjadi perang DI/TII,namanya Mayor Ijon Jambi (orang Belanda, Nama aslinya RB Visser).

    Kopassus diresmikan oleh AH Nasution pada waktu itu dan hanya 6 bulan berada dibawah TT III Siliwangi sebelum akhirnya dimabil alih oleh AD. Baretnyapun berwarna merah, karena memang mengambil alih konsep pasukan Belanda “roode baret”. Mengenai warna baret ini perlu kita ketahui bersama bahwa seluruh pasukan khusus di dunia menggunakan warna hijau, sedangkan pasukan “airborne/ lintas udara” nya berwarna merah. Tapi di Indonesia terbalik, justru pasukan
    khususnya yang menggunakan baret warna merah.

    Struktur Organisasi saat ini Kopassus terdiri atas 5 Grup (istilah grup hanya dipakai oleh Special Forces dibeberapa negara didunia, sedangkan tentara pada umumnya menggunakan istilah Batalyon, Detasemen, Brigade dan Divisi). Setiap Grup dipimpin oleh seorang Pamen berpangkat Kolonel. Dari prajurit sampai dengan Kolonel adalah tentara yang profesional dan terlatih terus, baik secara fisik maupun mental. Jadi jangan dibayangkan bahwa semakin tinggi
    pangkat atau tua usia seorang prajurit Kopassus itu akan jadi lamban seperti tentara pada umumnya. Sangat sulit menemukan anggota ABRI yang pensiun di Kopassus, karena begitu fisiknya tidak memadai, Ia akan langsung mutasi ke Satuan lainnya.

    Grup ini baru dimekarkan oleh Letjen Prabowo beberapa bulan lalu, sehubungan dengan AGHT (Ancaman, Gangguan, Hamabatan dan Tantangan) yang ada di depan kita di masa mendatang. Diperkirakan tidak akan ada perang dalam skala besar tapi justru skala kecil intensitas tinggi (terorisme, penculikan dll). Sebagai mana
    layaknya Pasukan Khusus didunia, maka Kopassus dibentuk untuk menghadapi perang dalam skala kecil tapi berintensitas tinggi, seperti terorisme.

    Grup 3 berlokasi di Batujajar, Jabar (dekat Cimahi) dan merupakan
    Pusdikpasus (pusat Pendidikan Kopassus). Tempat latihannya berada disekitar Bandung sampai dengan Cilacap. Group 1 – 3 bekualifikasi PARA KOMANDO (semua anggotanya harus Mengikuti latihan terjun payung dasar/tempur )

    Grup 4 disebut Sandhy Yudha dan berlokasi di Cijantung Jakarta, merupakan orang pilihan dari 3 grup pertama yang dilatih kembali menjadi berkualifikasi Intelejen Tempur, dengan tugas menghancurkan lawan digaris belakang pertahanan lawan (penyusupan).

    Mereka adalah tentara profesional yang dalam pergerakannya dalam bentuk Unit (istilah dalam Special Forces, dalam tentara biasa disebut Regu, Peleton atau Kompi) berjumlah sekitar 5 orang. Dalam masa damai seperti saat ini, mereka mendapat tugas Intelejen Teritorial, misalnya mengetahui karakteristik demografi suatu daerah, pendukung dana yang bisa dimanfaatkan, tokoh-tokoh masyarakat, preman-preman dll.

    (Sebagai informasi saja, bahwa sejak bulan Juni 1997, Kopassus mengirimkan team kecilnya keseluruh kota-kota besar di Indonesia dengan tugas RAHASIA, karena ABRI yang lainpun tidak mengetahui dengan pasti apa tugas mereka. Di beberapa lokasi / Kodam, tentara lokalnya bahkan tersinggung karena seolah-olah dianggap tidak mampu me manage daerahnya. Mereka ditarik kembali ke Jakarta pada bulan Januari 1998).

    Kehebatan lain Grup ini adalah pola perilaku dan penampilannya yang sama sekali tidak mirip tentara . Misalnya cara bicara tidak patah-patah, rambut panjang, tidak pernah menghormat atasan atau yang pangkatnya lebih tinggi bila bertemu di luar Ksatrian mereka. Jadi sangat jauh dengan gaya Serse Polisi atau Intel Kodim dll. yang kadangkala justru menunjukkan kalau dirinya Intel. Mereka tidak ngantor setiap hari dan sangat jarang pakai seragam, hanya pada saat tertentu saja mereka kembali ke kantor (misalnya 2 minggu sekali untuk laporan atau mendapat tugas baru). Jadi pada prinsipnya
    mereka sangat aktif berkecimpung dalam kehidupan masyarakat biasa misalnya di RT/RW, Perkumpulan Terjun Payung, Jeep Club dll. (terutama bagi mereka yang tidak tinggal di Ksatrian). Group ini
    sangat profesional dalam penyamarannya dan juga sudah mendapatkan pendidikan
    Perang Kota dari Green Beret US Army. Di Timor Timur, Aceh dan Irian (3 hot spot di Indonesia yang sering digunakan sebagai ajang latihan juga) mereka menyusup sampai ke kampung -kampung dan membentuk basis perlawanan terhadap GPK dari masyarakat lokal sendiri. Oleh karenanya kemampuan menggalang massa nya sangat terlatih.

    Grup 5 (atau yang dikenal sebagai Detasemen 81, karena keberhasilannya dalam peristiwa pembajakan pesawat di Don Muang, Muangthai tahun 1981) adalah orang pilihan dari Group 4 dan merupakan yang terbaik yang dimiliki Kopassus. Mereka memiliki Ksatrian tersendiri di Cijantung dan terisolir. Klasifikasinya adalah ANTI TERORIS dan akan selalu mengikuti perjalanan kenegaraan Presiden. Pengetahuan orang bahkan ABRI sendiri tentang Grup ini
    sangat minim, karena mereka sangat terisolir dan rahasia. Sebuah sumber mengatakan bahwa mereka mengikuti pola GSG 9 Jerman (Pasukan elite polisi Jerman, yang berhasil dalam pembebasan sandera di Kedutaan besar Jerman di Iran). Mengingat Prabowo adalah satu-satunya Perwira Indonesia yang pernah lulus dalam pendidikan anti teroris di GSG 9.

    Namun demikian saat ini mereka sudah mulai mencampurkan pola latihannya sehubungan dengan banyaknya perwira yang dilatih oleh Green Berets US Army (misalnya Mayjen Syafrie Syamsudin). Peralatan yang mereka miliki sangat canggih dan tidak ada bedanya dengan satuan elite tentara lainnya di dunia.

    LATIHAN

    Jadi pendidikan awal seorang Kopassus adalah mengambil kualifikasi KOMANDO yang harus dijalani sekitar 6 bulan. Materi latihan meliputi Perang Hutan, Buru Senyap, Survival (dilakukan di daerah Situ Lembang dilanjutkan dengan long march ke Cilacap untuk latihan rawa laut, survival laut, pendaratan pantai dll.

    Selain itu juga mereka harus mengambil pendidikan PARA DASAR Tempur dengan materi yang meliputi terjun malam, terjun tempur bersenjata dan diterjunkan di Hutan (membawa senjata, ransel, payung utama dan payung cadangan).

    Dalam semua latihannya mereka akan menggunakan peluru tajam, oleh karenanya tidaklah heran bila hampir dalam setiap latihan selalu ada siswa yang meninggal dunia karena berbagai sebab (kelelahan, kecelakaan dll).

    Standard yang dipakai di Kopassus sangat amat ketat, bagi yang fisiknya kurang mampu atau mentalnya lemah, jangan harap bisa bertahan didalam latihan ini, atau di Satuan ini. Kesalahan sekecil apapun tidak akan ditolerir, karena memang tugas mereka sangat berbahaya. Setiap anggota Kopassus harus memiliki keahlian khusus seperti menjadi penerjun payung handal (Combat Free Fall), penyelam, penembak mahir (sniper), Daki Serbu, Komputer/perang elektrokika, perang psikologi, menguasai sedikitnya 2 bahasa
    daerah bagi para tamtama dan bintara dan bahasa asing untuk para perwiranya.

    Mereka diseleksi secara ketat, baik oleh Team Kes AD (Kesehatan), PSIAD (Dinas Psikologi AD) dan Team Jas AD (Jasmani/Kesemaptaan). Proses seleksi ini pada dasarnya berjalan terus menerus sampai dengan selesainya latihan, seorang Pasis (Perwira Siswa) yang melakukan kesalahan pada hari terakhir latihan, akan langsung dipecat, artinya tidak ada kompromi. Oleh karenanyalah, LOYALITAS terhadap perintah atasan sangat penting dalam organisasi ini.

    PERLENGKAPAN

    Kopassus merupakan tentara pilihan dan mereka tidak mentolerir kesalahan dalam operasi sekecil apapun (Safety First), oleh karenanya perlengkapan yang mereka pakai sangat jauh berbeda dengan tentara lainnya. Perlengakapan mereka sangat canggih dan modern, misalnya saja untuk membaca peta, sudah tidak menggunakan lagi Kompas Prisma, tapi GPS (Global Positioning System) yang langsung berhubungan dengan Satelit; dengan hanya menekan satu tombol
    saja, mereka akan mengetahui dengan tepat posisinya , jarak yang akan ditempuh bila akan menuju ke koordinat tertentu.

    Grup antiterornya menggunakan senapan H&K MP5 , yang merupakan standar pasukan khusus terbaik di dunia seperti Green Berets, Delta Force, Navy Seal, GSG 9 Jerman, SAS dll. Pistol yang dipakai Beretta 9 mm (.45), selain itu juga berbagai macam kaliber lainnya seperti kaliber .22 (pistol kecil). Apabila peralatan yang mereka pakai sudah saatnya diganti (menurut manual) maka akan segera diganti. Hal ini sangat jauh berbeda dengan tentara lainnya yang cenderung konvensional dan melakukan tambal sulam terhadap peralatannya.

    Mereka punya peralatan terjun payung tercanggih untuk melakukan HALO (High Altitude Low Opening) dan HAHO (High Altitude High Opening) yang memakai masker oksigen dll. Penerjunan ini dilakukan setinggi mungkin, sekitar 10.000 feet dan kemudian dia akan melayang dan membuka payungnya serendah mungkin guna menghindari radar lawan (agar tetap tampak seperti burung yang
    melayang diudara di radar lawan).

    Peralatan pendaratan pantai (memiliki LCR/Landing Craft Rubber/Perahu karet dengan mesin yang hampir tanpa bunyi, yang digunakan untuk operasi penyusupan dimalam hari), menyelam (dilatih seperti UDT, Underwater Demolition Team US Navy,), team Daki Serbu ( yang baru saja menaklukkan Himalaya dan dikenal di luar sebagai PPGAD/Persatuan Pendaki Gunung TNI AD).

    Kehebatan Kopassus adalah mereka tidak segan-segan untuk meminta bantuan pihak lain yang dianggap ekspert dibidangnya seperti PADI untuk menyelam, AVES untuk terjun payung, Wanadri untuk naik gunung dll. yang dalam perjalanannya kemudian akan mereka modifikasi sendiri untuk keperluan tempur dan malahan menjadi lebih hebat.

    Sebagai sebuah Satuan mereka memiliki Dinas Hub (Perhubungan) sendiri yang sangat canggih dan memiliki sistem perhubungan portable yang mandiri dan Satelite Mobile Phonet, Kes (Kesehatan) sendiri, Pal (Peralatan) sendiri dengan persenjataan yang canggih, Bek (Perbekalan) sendiri, Ang (Angkutan) sendiri, dengan mobil-mobil Hummer, mobil dipantai dll.

    Bahkan mereka merencanakan untuk membeli helikopter sendiri dari Rusia (namun gagal karena Krismon). Jadi pada prinsipnya mereka sangat mandiri, termasuk memiliki sejumlah panser.

    Kesimpulan & Keunggulan

    1. 1 orang Kopassus dapat disetarakan dengan minimal 3 orang tentara biasa, karena ybs dilatih dengan berbagai ketrampilan (komunikasi radio, menembak, P3K dll). Di tentara biasa hal ini tidak dijumpai;
    2. Kedisiplinan dan loyalitas yang tinggi terhadap tugas;
    3. Biaya pelatihan bagi seorang Kopasssus sangatlah mahal;
    4. Peralatan yang canggih dan tepat guna;
    5. Secara umum kesejahteraan anggota Kopassus lebih baik dibandingkan tentara pada umumnya, terutama ketika dibawah Prabowo, karena ia sangat memperhatikan hal ini. (misalnya bila ada lelangan mobil di Bimantara dll., maka mobil bekas tersebut akan segera di beli oleh Kopassus untuk dijual murah kepada anggotanya /perwira);
    6. Sangat jarang bagi mereka tinggal dirumah, selalu latihan dan operasi;
    7. Mereka adalah tentara profesional yang tidak pernah ragu untuk mengambil keputusan dalam membela negaranya dari bahaya
    8. Sangat amat jarang ditemukan anggota Kopassus yang bekerja menjadi SATPAM di industri-industri, sebagaimana sering ditemui terjadi pada tentara lainnya. Karena relatif taraf ekonomi mereka lebih terjamin sehubungan dengan adanya YAYASAN KOBAME (Korps Baret Merah)
    9. Cara-cara mereka beroperasi sangat profesional (dalam pengertian tentara misalnya tehnik membunuh, kontra intelejen, agitasi, propaganda, perang psikologi, penggalangan massa, menguasai berbagai macam type senjata).

    Saya tidak mengartikannya dalam konteks HAM dan hukum positif.

    Info Tambahan:

    Sebenarnya Indonesia juga mempunyai pasukan khusus lainnya milik TNI AL, namanya DEN JAKA yang bermarkas di Jakarta dan dipimpin oleh seorang mayor (dikenal dekat dengan Prabowo). Pasukan ini memiliki kemampuan UDT (Underwater Demolition Team) dan dilatih secara intensif oleh US Navy Seal. Mereka aktif terlibat dalam menangkal masuknya kapal Louisiana Expresso beberapa tahun yang lalu di perairan Timtim. Detasemen ini juga mengadopsi SBS , team pendarat pantai yang handal dari US Navy dan AL Inggris. Mereka biasa melakukan penerjunan malam hari di rig-rig minyak lepas pantai, dengan menggunakan skenario terorisme. Jadi sabotase dibawah laut , penghancuran dan penyerangan dari laut merupakan keunggulan satuan ini. Perlu diketahui bahwa selain tingkat fisik dan mental yang kuat, intelegensi para perwiranya juga sangat dominan.

    Komentar oleh rendy ramdani | April 18, 2010 | Balas

  23. bravo Kopassus!!!

    Komentar oleh Ade Oktabrian S | April 18, 2010 | Balas

  24. semoga negara kita di invasi oleh negara lain…
    kopassus harus ditingkatkan jumlah personelnya, selain itu gunakan mereka dalam menghakimi para tikus negara…

    Komentar oleh prabowo | April 18, 2010 | Balas

  25. bangga gau jadi anak kopasus….wkwkwkk

    Komentar oleh yudi | April 18, 2010 | Balas

  26. mantab abis…

    Komentar oleh abanas | April 18, 2010 | Balas

  27. gilaaa…hebat,,,sulit di ungkapkan dengan kata2….

    Komentar oleh eka delpiero | April 19, 2010 | Balas

  28. ya itula tahun 97 dikirim untuk persiapan kerusuhan mei 98

    Komentar oleh mei-mei | April 21, 2010 | Balas

    • ya begtulah, jadi pasukan siap pakai d medan yg bagaimanapun, tapi kadang emang penguasa memanfaatkn utk hal yang kooperatif

      Komentar oleh Dolla Indra | Mei 5, 2010 | Balas

  29. gila kopassus ……?
    kopassus tim head shot
    hidup kopassus

    Komentar oleh aldo | April 30, 2010 | Balas

  30. have a best luck kopassus!!

    Komentar oleh yudhabatik | April 30, 2010 | Balas

  31. HARGA MATI NKRI
    KOPASSUS JAYA TRUS…!!!

    Komentar oleh MISTADIARA | Juni 26, 2010 | Balas

  32. jangan jadi alat penguasa dong jadilah benteng negara, kopasus jaya indonesia.

    Komentar oleh thesea | Juli 10, 2010 | Balas

  33. maju trs KOPASUS ku…

    Komentar oleh nendi | Oktober 3, 2010 | Balas

  34. kaapaaaan sayaaa seperti mereka rela mati demi negara……
    doakan aku semoga cita2 ku seperti kops berhasil..
    maju terus pantang mundur!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Komentar oleh sasta nugraha | Oktober 21, 2010 | Balas

  35. ., kopa$sus emang terbaex., tpi sayang jumlahny tdak terlalu banyak.. Coba ind0nesia berinisiatf membuat tentara kopassus lebh bnyak lg., mungkn malaysia tak brami lg cri maslah dngn ind0nesia., merdka..

    Komentar oleh Munzir | Desember 30, 2010 | Balas

  36. jangan sampai disalahgunakan utk hal2 pribadi…ingat peristiwa di kala tahun 1998 reformaSI murni mahasiswa &rakyat….bbrp tentara digunakan menculik mahasiswa..sampe saat ini tak ketahuan nisannya…

    Komentar oleh yat | Mei 11, 2011 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: