Penampilan dan objek dakwah
Panas terik itu tak menyurutkan langkah bapak tua tadi untuk mengobati penyakitnya, ia menaiki angkot meski dengan pakaian kumal dan tentu mengundang orang lain utk menjauh darinya.
Seorang dokter muda yang duduk dsamping bapak tua itu menggeser posisi duduknya menjauh dari si bapak karena sang dokter muda melihat dahak si bapak d buang ke bajunya secara langsung, tak hanya dokter itu, aku kira kau akan juga melakukan hal serupa.
“mau kemana nak?” tanya si bapak kepada dokter muda tadi, tetap dengan keramahannya meski si dokter tadi sudah agak mengambil jarak darinya.





