Edisi Kepanduan
Ah, rindu ke komunitas SATPAM ini, searchingan di internet, ketemu ama mereka, ya dikopi paste.
Selamat Menikmati
Ah, rindu ke komunitas SATPAM ini, searchingan di internet, ketemu ama mereka, ya dikopi paste.
Selamat Menikmati
Apa yang *** kagumi dari abang, koq bisa segan gitu, abang tamat aja belum, IPK gak nyampe 2,5.
Itu terlontar dari mulutku disaat adik tingkat di MIPA saat diskusi malam ini, entah list keberapa, yang jelas ada selalu orang yang mengatakan ini kepada ku :
ya ndut nya, ya senyumnya, ya pintar
Seperti yang lain, mereka selalu mengatakatan aku pintar, alah, pintar dari hongkong, kuliah aja gak kelar2, hehehe….
antum orangnya cerdas, dan kecerdasan antum terlalu tinggi untuk angkatan antum. Gubraaak…
aku masih ingat ungkapan itu ketika akhwat senior berkata kepadaku, padahal, aku bukanlah sehebat dan sebaik yang mereka kira.
Kalo saja ada 10 jempol, maka akan uni berikan ke Dolla. Hahaha
Itu ungkapan juga dari akhwat senior ku, ya sekitar 1 semester kuliahku di kimia unand, ah ingat kimia, tobat dah masuk kimia, hehehe….
Kalo saja sekarang ada Dolla, semua akan beres. Yang ini juga ungkapan akhwat di fakultas ku didepan salah seorang teman, dan teman itu disaat dia menjadi staff ku didepartemen luar negeri yang bilang. saat kak **** itu ngomong gitu bang, *** kira abang orangnya hebat kali gitu.
haha….padahal aku banyak hinanya, ini hanya Allah saja yang menutup segala aibku.
Diri ini penuh Dosa kata lagu.
Kepada kita semua, patutlah kiranya kita untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT, seandainya saja Allah membuka semua aib diri kita, maka tidak akan sanggup kita untuk melangkah keluar satu senti saja dari kamar, Subhanallah….
Nah Judul diatas Pujian dalam arti pujian dari manusia kepada kita yang lemah ini, semestinya itu menjadi arahan diri kita untuk menyampaikan bahwa pujian tertinggi itu hanyalah milik Allah SWT, Alhamdulillahirrabbil ‘alamiin
Segala Puji hanya bagi Rabb Sekalian alam.
Saya tidak terlalu mengenal siapa mantan ketua YLBHI itu, mantan orang nomor satu di KONTRAS itu tak pernah saya kenal di pentas nasional, memang, saya bukanlah aktivis nasional papan atas, hehehe…
tapi nama munarman yang juga kader HTI itu baru saya kenal sejak dia memimpin aksi di depan monas yang akhirnya bentrok dengan pihak perusuh AKKBB. Kenapa perusuh? ya karena mereka mendukung kebebasan yang tak jelas, coba kalo dukung kebebasan palestina, pasti saya sebut dengan pejuang, ya gak?
kembali ke munarman, dia pernah menajdi DPO (buron) pihak kepolisian setelah menghilang pasca kejadian monas, dan sebelum menghilang, pria yang satu ini menyebutkan bahwa dia akan bertanggung jawab atas kejadian monas dan jangan tangkap laskarnya.
Dan dia juga pernah meminta bahwa Ahmadiyah bubar baru dia menyerehkan diri, dan malam ini saya melihat bahwa ucapannya itu benar adanya, sebuah komitmen muslim sejati. Salut!!!
Kasus monas nan lalu memberikan bukti siapa lawan, siapa kawan, tampak mana batil dan jelas mana al haq, saya kira semua orang sudah bisa melihat itu semua, ketika PKB “Si Buta” Gus Dur mengatakan bahwa dia menolak FPI dan minta di bubarkan dan kita sudah bisa menilai bagaimana posisi si Gus Dur itu.
Dan Ketika Metro TV menuliskan nama Habib Rizieq Shihab cukup dengan Rizieq Shihab saja, dan menyebutkan dengan nama terakhir tadi, lebih tampak kepada kita bahwa metro TV adalah media yang tak mengenal penghormatan sama sekali, artinya, antara Metro TV dan Gus Dur sama-sama bisa disebut Buta.
Atau ketika sebagian orang-orang asing menjenguk korban kebodohan AKKBB dirumah sakit, kita nampak jelas lagi, bahwa mereka adalah antek-antek asing yang sengaja membuat ulah di negara kita, maka saya yakin, bahwa MEREKA HARUS DI MUSNAHKAN.
ada PKB Gus Dur yang mendukung, ada Metro TV yang melecehkan, ada beberapa tokoh bangsa yang kehabisan bahan bicara yang ikut serta, ada pihak-pihak lain juga, bahwa mereka semua semoga diberi hidayah oleh Allah untuk kembali ke jalan yang fitrah ; Islam!!!!.
**Catatan akhir cerita larinya munarman